The effect of DMSO on ITS2 amplification in the molecular identification of Anopheles farauti Laveran (Diptera: Culicidae), from a colony established in the laboratory

identifikasi molecular spesies sibling PCR-RFLP ITS2 rDNA struktur sekunder

Penulis

Identifikasi spesies sibling sangat penting untuk mempelajari epidemiologi malaria. Ciri morfologi secara umum digunakan dalam identifikasi spesies Anopheles, namun tidak sesuai ketika digunakan untuk spesies sibling dan spesies kriptik. Analisis dengan menggunakan PCR-RFLP dari ITS2 rDNA pada saat ini merupakan metode yang paling cocok dan sensitif untuk membedakan spesies Anopheles punctulatus group. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi DMSO terhadap amplifikasi ITS2 dalam mengidentifikasi An. farauti dari koloni di BATAN Jakarta dengan PCR-RFLP berdasarkan ITS2 rDNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan DMSO dengan konsentrasi 6% dan 7% menghasilkan produk amplifikasi ITS2 dengan ukuran 750 pb. DMSO dapat digunakan dalam PCR untuk mencegah terbentuknya struktur sekunder ketika mengamplifikasi template dengan kandungan GC yang tinggi. Identifikasi molekular An. farauti dengan menggunakan PCR-RFLP merupakan Anopheles farauti sensu stricto.

No Related Submission Found